Showing posts with label Waktu. Show all posts
Showing posts with label Waktu. Show all posts

Monday, 22 February 2016

3 Langkah yang harus kamu jalani sebelum sukses


Semua orang pasti memimpikan kehidupan yang bahagia, sukses dalam hal financial, karir, mempunyai keluarga yang damai sejahtera dan mencapai tujuan hidup yang maksimal.
Tapi ternyata tidak semua orang bisa mewujudkan mimpinya. Kenapa yah kira-kira ? apakah karena takdir ? Kalau kalian percaya yang namanya takdir… Selamat ! Iblis telah berhasil menjatuhkan Anda dan Anda tidak perlu berusaha membaca kelanjutan artikel ini.

Monday, 27 July 2015

2 Langkah Jitu Untuk Hidup Yang Lebih Baik

image : theurbandater.com
Sebenarnya kenapa Tuhan ingin kita hidup kudus ? Tentu saja untuk kepentingan kita sendiri, Tuhan sering mengingatkan kita untuk hidup kudus karena memang itu adalah satu-satunya jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Bayangkan seorang Bapak yang sudah beristri, pintar cari duid, pintar bangun relasi, pintar mendidik anak-anaknya, tetapi suka berselingkuh.... Tentu saja suatu saat akan hal ini akan menjadi bom waktu bagi orang tersebut, rumah tangganya sedang menuju kekacauan bukan menuju kedamaian. Setuju ?

Nah, pertanyaannya, bentuk kekudusan itu seperti apa sih ?
Apakah dengan kita tidak merokok, tidak minum, tidak party, tidak nge-drugs, tidak ciuman sebelum menikah dsb itu disebut kekudusan ?
Yah itu disebut kekudusan, tetapi sebenarnya suka nyadar gak, bahwa setiap orang mempunyai standar kekudusan yang berbeda-beda. Ada yang merasa it’s oke untuk nge-beer, ada yang bilang enggak, ada juga yang bilang ga apa-apa untuk ciuman or ngerokok, itu wajar koq, ada juga yang bilang enggak.

Opps… hati-hati lho, kita harus kembali lagi ke standar kekudusan yang Tuhan katakan, bukan standar yang mayoritas orang katakan.
Karena terlalu luas bila dibahas satu persatu bentuk kekudusan tersebut, mari kita pelajari akarnya,

Monday, 29 June 2015

Manusia Kecil Vs Manusia Besar

Tahukah kamu, salah satu kelemahan manusia adalah selalu merasa benar ?
Ada seorang karyawan (anggap saja namanya : Kutu Kupret) yang selalu complain mengenai kekurangan perusahaannya, semua hal dikeluhkan; terlalu banyak peraturan, tidak memikirkan kesejahteraan karyawan, pemilik yang terlalu cuek, tidak ada bonus ini itu, kerjanya terlalu berat… berbagai macam hal.

Suatu ketika, curhatlah Kupret ini pada saudaranya yang sudah menjabat sebagai manajer di sebuah perusahaan besar yang sudah membuka cabang diseluruh dunia. Setelah berjam-jam curhat, dengan emosi dan perasaan yang meluap-luap. Saudaranya hanya ngomong gini :
“Hey Kupret kamu itu seperti seorang supir yang sering mengeluh karena kemacetan kota. Karena kamu pakai mobil, kamu tidak bisa melihat kondisi beberapa blok didepan kamu. Kamu hanya melihat dengan sudut pandang yang kecil.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...